Pada 2019 McLaren memasuki segmen gran turismo dengan McLaren GT, sebuah supercar yang dibuat untuk kecepatan sekaligus kemewahan dalam perjalanan jauh. Dengan interior yang relatif lapang dan penyetelan sasis yang halus, GT segera dikenal sebagai mobil paling praktis dalam jajaran merek Inggris tersebut. Kini mobil itu mendapat peningkatan besar.

Model Baru, atau Penyempurnaan?
Pabrikan memperkenalkan McLaren GTS dan menyebutnya sebagai model baru. Namun lebih tepat jika dianggap sebagai versi GT sebelumnya yang disempurnakan secara menyeluruh. Perubahan eksterior sedikit tetapi bermakna: warna bodi baru Abu-abu Lava, serta velg tempa ringan model Turbin yang memakai ban Pirelli P Zero khusus untuk mobil ini. Upaya pengurangan bobot juga menghadirkan panel atap dari serat karbon daur ulang serta baut roda titanium yang 35% lebih ringan daripada komponen standar.

Lebih Ringan Sepuluh Kilogram, Lebih Bertenaga Lima Belas Daya Kuda
Perubahan tersebut mengurangi bobot siap jalan coupe sebanyak 10 kg, sehingga McLaren GTS kini berbobot 1520 kg. Mesin V8 4,0 liter twin-turbo mendapat tambahan 15 hp sehingga total menjadi 635 hp, sedangkan torsi tetap 630 Nm. Peningkatan itu terlihat pada angka, meski tipis: 0–100 km/jam kini 3,1 detik dan 200 km/jam tercapai dalam 8,9 detik, masing-masing lebih cepat simbolis 0,1 detik. Kecepatan puncak naik dari 326 menjadi 327 km/jam. Mobil tetap memakai transmisi robotik praseleksi tujuh percepatan yang canggih dan penggerak roda belakang.


Apa yang Berubah Selain Angka
Daya tarik GTS bukan hanya kecepatannya. Sesuai tradisi McLaren, peredam adaptif dan rem karbon-keramik telah dikalibrasi ulang agar sejalan dengan DNA balap merek tersebut. Sistem pengangkat hidung opsional — sangat berguna untuk tanjakan dan pintu masuk curam — kini bekerja dalam empat detik, dibanding sepuluh detik pada pendahulunya, dan saat diangkat jarak bebas tanah meningkat dari 110 menjadi 127 mm.

Versi terbaru dari upaya McLaren di dunia gran turismo mewah ini bukan hanya menegaskan komitmennya terhadap inovasi, tetapi juga memperkuat tekad untuk menghadirkan performa dan kenyamanan setinggi mungkin — sebuah karya unggulan rekayasa otomotif.

McLaren GTS: Fakta Utama
- Apa ini: versi McLaren GT 2019 yang disempurnakan, dipasarkan sebagai model baru
- Mesin: V8 4,0 liter twin-turbo, 635 hp (naik 15), torsi tetap 630 Nm
- Bobot: 1520 kg, lebih ringan 10 kg — panel atap serat karbon daur ulang, baut roda titanium 35% lebih ringan
- Performa: 3,1 dtk ke 100 km/jam, 8,9 dtk ke 200 km/jam, kecepatan puncak 327 km/jam
- Transmisi: kotak gigi robotik praseleksi tujuh percepatan, penggerak roda belakang
- Pengangkat hidung: empat detik menggantikan sepuluh, menaikkan jarak bebas dari 110 menjadi 127 mm
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah GTS benar-benar mobil baru? McLaren memperkenalkannya sebagai model baru, tetapi lebih tepat dipahami sebagai GT yang disempurnakan dengan teliti: arsitektur sama, kotak gigi sama, hanya sedikit peningkatan pada bobot dan tenaga.
Seberapa jauh lebih cepat? Lebih cepat sepersepuluh detik ke 100 km/jam dan sepersepuluh lagi ke 200 km/jam, sementara kecepatan puncak naik dari 326 menjadi 327 km/jam. Perbedaannya lebih simbolis daripada benar-benar mengubah karakter mobil.
Mengapa sistem pengangkat hidung penting? Karena gran turismo yang rendah sering berhadapan dengan tanjakan dan pintu masuk curam. Memangkas waktu kerja dari sepuluh menjadi empat detik membuatnya jauh lebih berguna dalam lalu lintas sehari-hari.
Dari mana pengurangan bobot berasal? Sepuluh kilogram dari panel atap serat karbon daur ulang, baut roda titanium yang 35% lebih ringan daripada standar, dan velg tempa model Turbin.
Foto: perusahaan McLaren
Ini adalah terjemahan. Artikel aslinya dapat dibaca di sini: Coupe McLaren GTS: lebih nyaman dan lebih bertenaga
Diterbitkan Mei 30, 2024 • 4m untuk membaca