1. Beranda
  2.  / 
  3. Blog
  4.  / 
  5. Review Kia XCeed: Apakah Hatchback Bergaya Eropa yang Ditinggikan Ini Layak Dibeli?
Review Kia XCeed: Apakah Hatchback Bergaya Eropa yang Ditinggikan Ini Layak Dibeli?

Review Kia XCeed: Apakah Hatchback Bergaya Eropa yang Ditinggikan Ini Layak Dibeli?

Pasar yang menyusut biasanya mendorong produsen mobil untuk memangkas lini produknya guna menghindari biaya pemasaran dan sertifikasi model yang penjualannya lambat. Namun, Kia tetap optimis — atau setidaknya memiliki ambisi jangka panjang untuk menjadi merek asing terlaris di pasar seperti Rusia. Itulah sebabnya model niche seperti station wagon sporty ProCeed masih dijual di sana, meski hanya terjual 30–50 unit per bulan. Hatchback semi off-road XCeed, yang berasal dari keluarga Ceed yang sama, kemungkinan besar juga akan mendapat sambutan yang serupa dinginnya.

Di Mana Posisi Kia XCeed di Pasar?

XCeed menempati segmen yang benar-benar unik — hatchback lima pintu sekelas golf dengan ground clearance sedikit lebih tinggi, roof rail, dan pelapis bodi plastik tanpa cat. Ada pilihan sebanding di kisaran harga yang lebih tinggi maupun lebih rendah, tetapi persaingannya cukup menarik untuk dicermati:

  • Mercedes GLA, BMW X2, Audi Q3 Sportback — semuanya lebih mahal dan tersedia dengan penggerak semua roda
  • Kia Seltos — crossover dengan harga dan ukuran serupa yang menawarkan karakter off-road yang lebih klasik

XCeed berada di wilayah abu-abu yang unik: terlalu halus untuk disebut crossover, tapi terlalu tinggi untuk disebut hatchback biasa. Apakah itu kelebihan atau kekurangan, sepenuhnya tergantung pada apa yang Anda cari.

Desain Eksterior dan Interior

Meski berbagi platform dengan Ceed, bodi XCeed telah didesain ulang secara ekstensif. Hasilnya terasa lebih seperti mobil anak muda yang stylish dan sporty daripada crossover yang tangguh — tidak ada kesan “brutal” di sini. Ground clearance-nya hanya mencapai 165 mm, yang semakin memperkuat kesan tersebut.

Lampu depan LED Kia XCeed tampak depan
Lampu LED-nya terbilang sederhana: tidak ada lampu belok atau washer. Sistem pengaturan ketinggian sorot lampu masih manual, dan lampu kabut menggunakan halogen. Lampu belakang sudah LED. Semua ini sudah termasuk di varian dasar, tetapi tidak bisa ditingkatkan dengan opsi tambahan.

Interiornya diwarisi dari Ceed standar — dan itu sebagian besar merupakan hal baik. Beberapa keunggulan interior yang menonjol meliputi:

  • Material plastik yang lebih lembut dan berkualitas lebih baik dibanding Kia Seltos
  • Sentuhan desain cerdas yang meningkatkan kesan kualitas tanpa menambah biaya signifikan
  • Kursi depan yang memposisikan penumpang sekitar 3,5 cm lebih tinggi dibanding hatchback standar
  • Suspensi yang disetel untuk kondisi jalan setempat
  • Kursi depan yang nyaman dan suportif, dengan cengkeraman yang kokoh namun tidak kaku
  • Laci dasbor (glove box) dengan lampu — sentuhan yang jarang ditemui pada Kia

Namun, posisi berkendara terasa rendah dan lebih mirip mobil sedan ketimbang crossover — yang cocok bagi sebagian pengemudi, tapi bisa terasa kurang memuaskan bagi yang lain. Satu hal yang tidak ada pada mobil uji bertransmisi Prestige: pengaturan penyangga lumbar (lumbar support), yang mulai terasa penting pada perjalanan jauh sekitar 200–300 km atau lebih.

Performa Mesin dan Transmisi

Mesin turbo 1.4 T-GDI yang dipadukan dengan transmisi kopling ganda semi-otomatis 7-percepatan terasa sebagai kombinasi yang jauh lebih halus dibandingkan varian Ceed sebelumnya. Berikut yang bisa diharapkan:

  • Respons gas: Hampir instan dan responsif — mudah mendapat nilai 9 dari 10
  • Perpindahan gigi: Terasa, tapi jauh lebih halus dibanding kombinasi Volkswagen 1.4 TSI + DSG
  • Penyaluran tenaga: Tenaga 140 hp yang tersedia tidak pernah terasa kurang — tidak perlu menyesal melewatkan mesin 200 hp
  • Hentakan saat beban berubah: Sesekali ada jeda saat pedal gas diinjak-lepas bergantian, tapi bukan masalah besar

Secara keseluruhan, powertrain XCeed lebih ramah dan bersahabat bagi pengemudi dibanding banyak pesaing di segmennya.

Kenyamanan Berkendara dan Handling

Kia XCeed tampak samping
Kia XCeed

Suspensi XCeed disetel sedikit berbeda dari hatchback standar — pegasnya beberapa persen lebih empuk, dan peredam kejut depan menggunakan bantalan rebound hidraulis. Hasilnya bervariasi tergantung kondisi jalan:

  • Berkendara di kota: Lentur dan stabil dengan menyenangkan — gaya berkendara khas Eropa yang enak dinikmati
  • Polisi tidur: Ditangani dengan cukup baik sehingga terasa mumpuni
  • Jalan tol: XCeed cenderung memantul dan terguncang di aspal yang mulus, kesulitan meredam gelombang jalan halus di berbagai kecepatan
  • Jalan tanah: Setiap kerikil terasa, dan bekas jalur roda tersalur cukup jelas ke dalam kabin

Perlu dicatat bahwa velg 18 inci menjadi standar pada mesin 1.6 T-GDI, sementara bahkan varian dasar dengan ban eco Michelin Energy Saver+ 16 inci pun menimbulkan pertanyaan soal kenyamanan berkendara. Jika Anda sering melewati jalan pedesaan atau tanpa aspal, crossover sejati mungkin lebih cocok — XCeed tidak menawarkan mode off-road atau sistem manajemen medan.

XCeed benar-benar unggul dalam hal kemudi dan handling. Dengan hanya dua setengah putaran dari kunci ke kunci, kemudinya presisi dan responsif baik dalam mode Normal maupun Sport. Mobil ini melaju lurus dengan percaya diri dan berbelok dengan bersih — sampai Anda memaksanya terlalu keras. Pada titik itu, ban Michelin yang berorientasi eco akan kehilangan traksi dan berdecit lebih awal, disertai body roll yang cukup terasa. Meski begitu, XCeed menikung dengan cara yang menyenangkan, menyeimbangkan bobot di kedua gandar dengan cara yang benar-benar asyik dieksploitasi di jalan yang berkelok-kelok.

Kebisingan, Kenyamanan, dan Kehalusan Kabin

Sayangnya, kebisingan kabin adalah salah satu kekurangan paling nyata dari XCeed. Sebagian besar suara sudah teredam dengan baik, tetapi dengungan jalan berfrekuensi rendah yang terus-menerus terdengar menembus suara latar pada kecepatan jelajah. Meski lebih senyap dibanding model seperti Kia Rio atau Hyundai Solaris, dengungan ini menjadi melelahkan pada perjalanan jauh — bukan sesuatu yang diharapkan dari mobil yang dibuat untuk jalanan Eropa. Sumbernya tampaknya kombinasi dari ban dan sesuatu yang terdengar seperti resonansi bantalan roda (hub bearing).

Ruang Kursi Belakang dan Kepraktisan

Interior belakang Kia XCeed, hatchback crossover yang ditinggikan
Kia XCeed — hatchback crossover yang ditinggikan

Kabin belakang cukup memadai namun tidak istimewa. Penumpang bertubuh tinggi yang duduk di belakang pengemudi bertubuh tinggi akan merasakan ruang lutut yang sempit. Daftar fitur kenyamanan di kursi belakang cukup singkat:

  • Sandaran tangan tengah ✓
  • Bantalan kursi yang dipanaskan ✓
  • Peringatan sabuk pengaman kursi belakang (untuk memenuhi standar Euro NCAP) ✓
  • Ventilasi udara di terowongan tengah ✗
  • Soket USB atau pengisi daya ✗

Ruang penyimpanan cukup luas dari segi ukuran, tetapi kebanyakan tanpa pelapis. Laci dasbor yang menyala adalah kejutan yang menyenangkan, meski sebagian besar kompartemen terasa polos.

Ruang Bagasi dan Fleksibilitas Kargo

Bagasi XCeed adalah salah satu poin praktis terkuatnya. Fitur-fitur utamanya meliputi:

  • Lantai bagasi yang kokoh, dapat disesuaikan di antara dua ketinggian dengan selisih 9 cm
  • Kapasitas kargo sekitar 426 liter pada posisi lantai lebih rendah
  • Lantai kargo yang hampir rata saat kursi belakang dilipat, menggunakan posisi lantai atas
  • Pintu bagasi elektrik sebagai fitur standar
  • Ban cadangan tipe space-saver yang disimpan di kompartemen bawah lantai

Namun, proses memuat barang tidak terlalu mudah — bibir bagasi berada 74 cm dari tanah, yang lebih tinggi dari ideal. Dan berbeda dengan Kia Seltos, ban cadangan ukuran penuh tidak tersedia di sini.

Kesimpulan: Apakah Anda Perlu Membeli Kia XCeed?

Dengan harga saat ini, Anda harus benar-benar jatuh cinta pada karakter unik XCeed untuk memilihnya dibanding crossover konvensional. Dengan anggaran yang sama, Anda bisa membeli bukan hanya Kia Seltos, tetapi juga Kia Sportage 150 hp dengan penggerak semua roda. XCeed belum cukup premium untuk mengklaim harga lebih tinggi, namun tetap saja mematoknya. Mobil ini berisik, minim di beberapa fitur, dan terbatas dalam kemampuan off-road — meski memang mengasyikkan dikendarai di jalan yang tepat.

Jika suatu saat Kia memutuskan untuk memangkas lini modelnya di diler, XCeed kemungkinan besar akan menjadi salah satu kandidat pertama yang dicoret. Sayang sekali, karena mobil ini sebenarnya cukup menarik — hanya saja sulit dijustifikasi di atas kertas.

Ini adalah terjemahan. Anda dapat membaca artikel aslinya di sini: https://www.drive.ru/test-drive/kia/5f04c35fec05c4b30f0001ba.html

Daftar
Silakan ketik email Anda di kolom di bawah ini dan klik "Berlangganan"
Berlangganan dan dapatkan petunjuk lengkap tentang cara memperoleh dan menggunakan SIM Internasional, serta saran untuk pengemudi di luar negeri