Afganistan bukan pihak dalam konvensi internasional mengenai lalu lintas jalan, seperti Konvensi Wina 1968 dan Konvensi Jenewa 1949. Artinya, surat izin mengemudi nasional yang diterbitkan di Afganistan mungkin tidak diakui di negara lain. Dalam keadaan biasa, masalah ini dapat diselesaikan dengan Surat Izin Mengemudi Internasional, tetapi telah terjadi pergantian kekuasaan di Afganistan dan kini Taliban, yang di banyak negara diakui sebagai gerakan teroris, telah mengambil alih kekuasaan.
Apakah negara lain mengakui surat izin mengemudi Afganistan?
Kami telah melakukan banyak pekerjaan untuk menemukan daftar negara yang bersedia menerima surat izin mengemudi dari Afganistan untuk digunakan berkendara di negara-negara tersebut, tetapi ternyata persoalannya bahkan bukan sekadar penerimaan, melainkan pengakuan terhadap surat izin mengemudi itu sendiri. Sebagai contoh, kepolisian Iran menyatakan bahwa mereka tidak mengakui surat izin mengemudi Afganistan di Iran. Masalah serupa juga terdapat di negara tetangga lainnya — Pakistan mewajibkan izin khusus dan dokumen sementara bagi pengemudi yang datang dari Afganistan.
Publikasi lokal di Afganistan mencatat bahwa para pengungsi di berbagai negara menghadapi masalah pengakuan surat izin mengemudi Afganistan. Akibatnya, mereka tidak dapat mengemudikan mobil secara sah atau bekerja sebagai pengemudi, dan terpaksa memperoleh surat izin mengemudi setempat, yang sering kali memerlukan prosedur panjang dan biaya tinggi.
Namun, jejaring sosial mencatat bahwa memiliki surat izin mengemudi Afganistan yang masih berlaku di beberapa negara dapat menyederhanakan dan mempercepat penerbitan surat izin mengemudi setempat.
Diterbitkan Maret 16, 2025 • 2m untuk membaca